Thursday, May 16, 2013

AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN

Baca Juga


Sebelumnya kita pernah posting tentang keutamaan dan keistimewaan bulan sya'ban,
dan inilah pedoman untuk amalan-amalan yang terbaik di bulan sya'ban, mungkin bisa menjadi petunjuk untuk anda semua tentang bagaimana untuk meraih keutamaan bulan sya'ban, bahkan mungkin hal yang paling istimewa di bulan sya'ban ini mungkin juga bisa kita dapatkan.

KEISTIMEWAAN BULAN SYA'BAN

رَجَبُ شَهْرُ اللهِ وَشَعْبَانُ شَهْرِي وَرَمَضَانُ شَهْرُ أَمَّتِيْ
“Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Romadhan adalah bulan umatku”

Keutamaan Bulan Sya’ban :

1)  رَفْعُ اْلأَعْمَال    Bulan terangkatnya amal dalam setahun. Adapun terangkatnya amal harian adalah
waktu sholat Subuh dan Ashar. Sedangkan terangkatnya amal tiap 7 harian adalah hari Senin dan Kamis.

2)  رَفْعُ اْلأَعْمَال  Penentuan penampakan umur.

3)  شَهْرُ الصَّلاَة عَلَى النَّبِي
Bulan sholawat kepada Nabi SAW , karena perintah untuk membaca sholawat diturunkan pada bulan Sya’ban.
AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN
AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN

4)  لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَان
Dengan beberapa nama :            
-  لَيْلَةُ الْمُبَارَكَة  Malam barokah.
-  لَيْلَةُ الْقِسْمَة  Malam pembagian riski dan penentuan umur.
-  لَيْلَةُ التَّكْفِيْر  Malam peleburan dosa selama setahun.
-  لَيْلَةُ اْلإِجَابَة  Malam pengabulan doa-doa.
Lima malam yang tak ditolak doa-doa :
1. Malam Jumat     2. Awal malam bulan Rajab   3. Malam Nisfu Sya’ban  4. Malam Lailatul Qodar
5. Malam dua Hari Raya
-  لَيْلَةُ عِيْدِ الْمَلاَئِكَة  Malam hari raya malaikat.
-  لَيْلَةُ الشَّفَاعَة  Malam pemberian pertolongan.



AMALAN-AMALAN BULAN SYA’BAN

Berikut adalah amalan-amalan yang bisa anda semua kerjakan untuk meraih keutamaan bulan sya'ban:

1. Berpuasa di bulan Sya’ban

    ذلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبَ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيْهِ اْلأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِيْنَ فَأُحِبُّ أَنْ تُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Dalam hadits Rosulullah SAW bersabda : “Itu (bulan Sya’ban) adalah bulan yang manusia melupakannya (yaitu antara Rajab dan Sya’ban). Padahal bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah Robbil Alamin, maka saya senang diangkat amal dalam keadaan saya berpuasa.
رَوَاه التِّرْمِذِي عَنْهُ : أَفْضَلُ الصَّوْمِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَعْبَانُ لِتَعْظِيْمِ رَمَضَان
Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Nabi SAW :
 “Paling utama puasa setelah Ramadhan adalah Sya’ban, karena untuk mengagungkan Ramadhan”

AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN
AMALAN-AMALAN BULAN SYA'BAN

2. Berpuasa di Hari Nisfu Sya’ban :

عَنْ عَلِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ قُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا يَوْمَهَا فَإِنَّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَنْزِلُ فِيْهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرُ لَهُ أَلاَ مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقُهُ أَلآ مِنْ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ. رواه ابن ماجه
Dari Imam Ali RA, bersbda Rosulullah SAW :
“ Jika tiba waktu malam nisfu Sya’ban maka ibadahlah di malamnya dan puasalah di siangnya, karena sesungguhnya Allah Ta’ala menurunkan rahmatnya mulai tenggelamnya matahari (Maghrib) di langit dunia dan berfirman , Siapa yang meminta ampun akan Aku ampuni. Siapa yang minta rizki akan Aku beri rizki. Siapa yang terkena musibah akan Aku sembuhkan. Siapa yang minta ini dan itu seterusnya….sampai waktu terbitnya matahari (fajar).

3. Menjaga beramal malam nisfu sya’ban membaca surat Yasin dengan :

Niat panjang umur untuk toat pada Allah
Niat dijaga dari semua bahaya dan niat diluaskan rizki halal
Niat hatinya kaya merasa cukup dan minta khusnul khotimah
Banyak ibadah di malamnya terutama beristighfar, sholat hajat, sholat tasbih, memperbanyak do’a dan di antara do’a Nabi dalam hadist :
Ketika Nabi Adam turun ke bumi, beliau tawaf 7 kali di Ka’bah dan sholatdua rokaat di belakang maqom, kemudian berdoa :

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلاَنِيَّتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ، وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطِنِيْ سُؤْلِيْ، وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ، وَيَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لاَ يُصِيْبُنِيْ ِإلاَّ مَا كَتَبْتَ لِيْ وَرَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ.

Maka Allah berfirman kepadanya :
Ya Adam, sesungguhnya engkau berdoa padaKu dengan doa yang aku mengabulkannya. Dan tidak ada seseorang dari keturunanmu yang berdoa dengannya kecuali Aku akan mengabulkannya, dan Aku ampuni dosanya, Aku lapangkan kesusahan dan kesumpekannya, dan Aku  akan mengayakannya, dan dunia akan datang padanya dengan memaksa walaupun dia tidak menghendakinya.

Semoga bermanfaat, dan bisa menjadi petunjuk bagi para pelopor semuanya yang ingin meraih keutamaan dan keistimewaan bulan sya'ban dengan mengerjakan amalan-amalan khusu untuk bulan sya'ban..

trims,,....

KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN BULAN SYA'BAN

Baca Juga

Bulan Sya'ban bukan sekedar bulan bulan yang biasa, melainkan mempunyai banyak sekali keutamaan juga keistimewaan. Tapi untuk meraih semua keistimewaan dan keutamaan bulan sya'ban harus ada banyak hal yang harus dilakukan. dan berikut ini mari kita pelajari beberapa amalan amalan yang harus dilakukan untuk menggapai keistimewaan dan keutamaan bulan sya'ban.


Sahabat Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa  (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Sya'ban? Rasulullah saw. menjawab: "Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu segala perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa". (HR. Abu Dawud dan Nasa'i).
KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN BULAN SYA'BAN
KEUTAMAAN DAN KEISTIMEWAAN BULAN SYA'BAN

Dalam Riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Sayyidatina Aisyah r.a. berkata: “Aku belum pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyempurnakan shaum selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku belum pernah melihat beliau memperbanyak shaum dalam satu bulan kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1833, Muslim No. 1956).

Dilain tempat beliau (sayyidatina Aisyah r.a.) juga berkata: "Suatu malam Rasulullah saw. shalat, kemudian beliau bersujud panjang sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah saw. telah diambil. Karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah saw. selesai shalat beliau berkata: "Hai Aisyah engkau tidak dapat bagian?". Lalu aku menjawab: "Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah saw. telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama". Lalu beliau bertanya: "Tahukah engkau, malam apa sekarang ini". "Rasulullah yang lebih tahu", jawabku. Beliau pun berkata: "Malam ini adalah malam nisfu Sya'ban, Allah mengawasi hamba-Nya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki." (H.R. Baihaqi dari Ala’ bin Harits).

Jika kita cermati, beberapa riwayat diatas setidaknya memberikan penjelasan kepada kita akan keutamaan-keutamaan bulan Sya’ban. Dikatakan bahwa bulan Sya’ban ialah bulan dimana amal-amal perbuatan manusia diangkat ke hadirat Tuhan penguasa alam. Bulan Sya’ban juga merupakan bulan dimana Allah swt. -saat malam pertengahan bulan Sya’ban- mengawasi hamba-hamba-Nya (adakah diantara mereka yang mendirikan qiyamul lail  saat itu), memaafkan mereka yang memohon ampunan, mencurahkan kasih saying bagi mereka yang mengharapkannya dan menyingkirkan hamba-hamba-Nya yang bersifat pendengki.

Dan jika mau kita cermati beberapa riwayat diatas, ada dua hal yang biasa atau setidaknya pernah dilakukan rasulullah saw. di bulan Sya’ban yaitu memperbanyak berpuasa serta ber-qiyamul lail (mendirikan shalat) pada malam pertengahan bulan Sya’ban.

Memperbanyak berpuasa merupakan amaliah yang sangat gemar dilakukan Rasulullah saw. di bulan Sya’ban. Maksud memperbanyak disini bukan berarti beliau melakukannya sebulan penuh akan tetapi beliau sering mengisi hari-hari di bulan Sya’ban dengan berpuasa.

Disamping menganjurkan berpuasa di bulan Sya’ban, Rasulullah saw. juga melarang umatnya berpuasa jika hal tersebut dilakukan sehari atau dua hari sebelum bulan sya’ban berakhir. Sebagaimana sabda saw. : “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari sebelumnya kecuali orang yang terbiasa berpuasa maka puasalah.” (HR. Bukhari No. 1983 dan Muslim No. 1082 dari Abu Hurairah).

Dalam hal ini Imam Nawawi dalam kitab Majmu’nya mengatakan bahwa apabila puasa sehari atau dua hari tersebut memiliki sebab atau merupakan kebiasaan dia berpuasa, seperti puasa dahr (puasa satu tahun penuh), puasa nabi daud (satu hari puasa satu hari berbuka) atau puasa senin-kamis maka maka hal tersebut di bolehkan. Namun jika tidak, maka hal itu terlarang.

Adapun tentang qiyamul lail, meskipun apa yang diriwayatkan Imam Baihaqi bersifat mursal (kurang valid), namun hal ini tidak mengurangi akan keutamaan bulan Sya’ban melihat banyak riwayat sahih lainnya yang menunjukkan  keutamaan bulan tersebut. Jadi, adalah mulia jika malam nisfu Sya’ban diisi dengan memperbanyak ibadah shalat, zikir, membaca al Qur’an, berdoa atau bermacam kegiatan positif lainnya.

Waba’du, marilah kita manfaatkan kesempatan mencicipi bulan yang penuh keutamaan ini dengan memperbanyak ibadah puasa atau amal shalih lainnya. Selain sebagai manifestasi pendekatan diri kepada Allah swt. (taqarruban ilallah), puasa juga bisa menjadi ajang pemanasan dalam menghadapi bulan Ramadhan yang didalamnya diwajibkan berpuasa. Jika seseorang terbiasa berpuasa sebelum Ramadhan, maka ia akan lebih terbiasa, lebih kuat dan lebih bersemangat dalam menunaikan puasa wajib dibulan Ramadhan.

Marilah kita gunakan waktu kita dengan lebih maksimal dengan beribadah lebih keras lagi, karena dengan itu kita bisa meraih keutamaan dan keistimewaan yang telah di sediakan tuhan di bulan sya'ban, sebab kalo bukan sekarang kapan lagi, besok kita tak pernah tau apakah kita masih punya kesempatan atau kita sudah tidak punya lagi.

semoga bermanfaat............

Selamat berjuang,,,, sebab tuhan memberikan apapun yang kita butuhkan,,, kurang apa lagi tuhan kepada hamba hambanya...

keutamaan dan keistimewaan bulan sya'ban,,,>>>>>>>>>

Saturday, May 11, 2013

BULAN RAJAB, PUASA BULAN RAJAB DAN KEISTIMEWAAN RAJAB

Baca Juga




Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh berbagai hadist, bahwa sanya bulan rajab itu merupaka salah satu bulan yang sangat di muliakan dalam ajaran agama islam. Ada berbagai ibadah yang bisa dikerjakan untuk menggapai berbagai keutamaan dan kemuliaan bulan rajab, dan salah satunya adalah puasa di bulan rajab. Dan mengenai keistimewaan juga keutamaan bulan rajab, berikut di paparkan lebih jelas sebagimana di bawah ini yang menjelaskan kentang keistimewaan dan keutamaan bulan rajab yang kami susun dari berbagai sumber.

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Asyhurul Hurum, sebuah bulan yang dimuliakan selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram.
Puasa dalam bulan Rajab sebagaimana bulan mulia lain, hukumnya adalah sunnah.
Diriwayatkan dari mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah SAW bersabda,
"Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia)."
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Banyak sekali keistimewaan yang diperoleh apabila kita mau menunaikan puasa Rajab, Salah Satunya adalah sebagai berikut:

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya."

HR. At-Thabrani

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan."

Abu Hurairah.




Rasanya manis melebihi madu.

Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikarunia minum dari sungai tersebut."

Mengenai keistimewaan dan keutamaan bulan rajab ini sangat baik ketika bisa disampaikan kepada masyarakat luas melalui contoh pidato maupun ceramah agama entah itu melalui media elektronik maupun ketika mengisi pengajian pengajian keagamaan.

Selamat menunaikan puasa bulan rajab, semoga amal ibadahnya bisa diterima di sisi ALLAH S W T.
Amiin.